Informasi Tentang Berita Kesehatan

5 Tanda Lupus yang Harus di Perhatikan

5 Tanda Lupus yang Harus di Perhatikan

5 Tanda Lupus yang Harus di Perhatikan – Tanda lupus yang paling sering hadir ialah ruam kemerahan di wajah yang serupa dengan sayap kupu-kupu. Di samping itu, ada sejumlah tanda lain yang harus di pahami supaya lupus bisa di tangani lebih awal untuk mencegah komplikasi. Lupus merupakan jenis penyakit autoimun yang bisa memicu peradangan di beragam organ tubuh. Ini yang membuat gejala lupus bisa berbeda di setiap penderitanya. Lupus terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang harusnya menjaga sel, jaringan, serta organ tubuh yang sehat, malah berbalik menyerang karna mengalami gangguan.

Berikut sejumlah tanda lupus yang harus di ketahui

1. Nyeri otot serta sendi

Nyeri otot serta sendi merupakan tanda yang paling sering di rasakan oleh penderita lupus. Tanda ini ada sebagai efek samping dari peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Nyeri otot serta sendi karena lupus membuat otot dan sendi penderita menjadi kaku serta susah untuk di gerakkan.

2. Demam secara tiba-tiba

Lupus juga bisa di tandai dengan hadirnya demam secara tiba-tiba tanpa alasan jelas. Kondisi ini tejadi sebagai tanggapan peradangan di dalam tubuh. Demam yang di alami penderita lupus biasanya ialah demam ringan. Oleh karena itu, demam karena lupus sering di nilai sebagai tanda dari kondisi medis lain.

350.4www.jayashreespecialityhospital.com

3. Sakit kepala

Penderita lupus mungkin akan mengeluhkan sakit kepala. Tanda ini hadir karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel saraf sehat yang ada di kepala. Ketika itu terjadi, aliran darah di kepala jadi terganggu sampai muncul sakit kepala. Keparahan sakit kepala yang di alami berbeda-beda.

4. Ruam kemerahan di kulit

Ruam kemerahan pada kulit juga menjadi tand lupus yang sering terjadi. Sampai sekarang, masih belum di pahami secara pasti bagaimana ruam lupus bisa ada. Tapi, kondisi ini di duga terjadi sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh di kulit ketika terkena sinar matahari secara berlebihan.

5. Sesak napas

Penderita penyakit autoimun, termasuk lupus bisa saja mengalami sesak napas saat peradangan di dalam tubuh terjadi di pleura atau lapisan tipis yang menyelimuti paru-paru. Pleura sendiri mempunyai kandungan cairan yang berguna untuk mengurangi gesekan antara paru-paru serta rongga dada ketika bernapas. Saat mengalami peradangan, pleura akan membengkak serta cairan pleura akan menjadi lengket serta berat.

Exit mobile version